Kemanakah harus melarikan diri dari kabut Desember saat mentari bersembunyi begitu rahasia di balik pekatnya senja temaram? Seolah detak nafasmu yang kudengar saat kususuri jalan sepi yang kucintai ini, memanggilku mendekat sambil mengusirku menjauh… dalam kekhasan kesekaligusan yang hanya kau yang mampu melakukannya padaku.
Ah lelaki bodohku tersayang…
Aku merindukanmu sesungguh segala sungguh!
Komentar Terakhir